Home / Buletin Militer / Pesan Dandim PPU Pada Peringatan Hari Pahlawan , Jangan Biarkan Tangan-Tangan Jahil Merusak Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Pesan Dandim PPU Pada Peringatan Hari Pahlawan , Jangan Biarkan Tangan-Tangan Jahil Merusak Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

KOREM091-TNIAD.MIL.ID. PENAJAM.– Dalam memperingati hari bersejarah tidak mengenal hari libur,kali ini ratusan orang dari berbagai instansi pemerintah maupun ormas dan pelajar memenuhi lapangan Pemkab PPU di jln Propinsi KM 9 Kelurahan Nipah-Nipah Kabupatan PPU guna melaksanakan upacara Hari Pahlawan Tahun 2019. Minggu (10/11/2019).

Dalam Upacara Bendera Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 di Kab PPU dengan mengambil Tema “ Pahlawan Tidak Menuntut Penghargaan Kecuali Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia” dan selaku Perwira Upacara,Kapten Inf Slamet Pamuji,Komandan Upacara Kapten Inf M. Sujono.

Dalam Amanat Mensos RI yang dibacakan oleh Wabup Bupati PPU Ir H Hamdam menyampaikan,” Dengan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa “hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar” ,ujarnya.

Sementara itu Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud kepada awak media mengatakan,” Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain,”kata Dandim.

Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju,dengan berprinsif kepada semboyan yang di ajarkan oleh Ki Hajar Dewantara yang berbunyi,”Ing Ngarso Sung Tulodo,Ing Madyo Mangun Karso serta Tut Wuri Handayani,” Ujar Letkol Mahmud.

“Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah,saya akan meneruskan perjuangannya.Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus,” pesan Pahlawan Jendral Sudirman dalam keadaan sakit saat sebelum jatuhnya Yogyakarta.

Sumber Dim 0913 PPU