Home / Buletin Militer / Jaga Kondusifitas Kutim, Ini Yang Dilakukan Kodim Sangatta

Jaga Kondusifitas Kutim, Ini Yang Dilakukan Kodim Sangatta

KOREM091-TNIAD.MIL.ID.SANGATTA – Langkah bersama dalam menyikapi berbagai permasalahan, yang rawan akan gesekan sehingga mengarah pada tindakan sara atau provokasi maka Dandim 0909 Sangatta, Letkol (Czi) Pabate senantiasa menjalin koordinasi yang baik bersama Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan.

Seperti halnya menyikapi permasalahan konflik antar etnis (kesukuan) misalnya seperti yang baru-baru terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sebagai bentuk keprihatinan turut disikapi oleh Dandim 0909 Sangatta Letkol (Czi) Pabate, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, Kajari Sangatta Mulyadi, SH, perwakilan Lanal Sangatta, Wakil Bupati Kutai Timur H Kasmidi Bulang, ST.MM, anggota DPRD Kutim Uce Prasetyo melalui agenda tatap muka Dandim 0909/Sangatta dengan Forkopimda, tokoh agama, ormas dan tokoh pemuda di aula Makodim Sangatta, kawasan pusat pemerintahan dan militer Bukit Pelangi Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur pada Kamis (17/10).

Dengan mengusung tema kebersamaan menuju Kutai Timur damai dan kondusif. Pada sambutannya Dandim Pabate, meminta semua pihak dapat tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi memperkokoh kedaulatan NKRI.

“Jika mendapati suatu permasalahan, yang berdampak pada huru-hara sedini mungkin mari kita bersama mendeteksinya dalam memgantisipasinya jangan biarkan permasalahan itu bak bola salju. Perlu ada langkah antisipasi sebelum berbias menjadi suatu permasalahan sara dan meluas,” ulas pucuk pimpinan tertinggi di Makodim.

“Saya berharap jadikanlah forum tatap muka dialogis damai ini sebagai wadah silaturahmi antar lapisan, kelompok masyarakat agar Kabupaten Kutai Timur ini senantiasa terpelihara kondusifitasnya,” beber Pabate.

Kapolres Kutim Teddy Ristiawan mengakui Kutim ini sebenarnya terbilang rawan akan terjadinya gesekan, walau demikian baik TNI-Polri khususnya di wilayah hukum Kutim dapat dengan cepat memonitornya dan segera mengatasi dalam mencegah konflik yang meluas.

“Jika ada permasalahan terlebih yang bersentuhan dengan hukum maka serahkanlah prosesnya secara hukum negara sesuai dengan perundang-undangan. Coba kita bayangkan suatu daerah yang dilanda konflik dapat menimbulkan banyak kerugian baik dari sisi ekonominya sehingga perekonomian diwilayah sekitar lumpuh,” tegas Teddy.

Kapolres Kutim Teddy Ristiawan mengakui Kutim ini sebenarnya terbilang rawan akan terjadinya gesekan, walau demikian baik TNI-Polri khususnya di wilayah hukum Kutim dapat dengan cepat memonitornya dan segera mengatasi dalam mencegah konflik yang meluas.

“Jika ada permasalahan terlebih yang bersentuhan dengan hukum maka serahkanlah prosesnya secara hukum negara sesuai dengan perundang-undangan. Coba kita bayangkan suatu daerah yang dilanda konflik dapat menimbulkan banyak kerugian baik dari sisi ekonominya sehingga perekonomian diwilayah sekitar lumpuh,” tegas Teddy.

Bahkan perwira menengah berpangkat mawar dua dipundak ini mengisahkan, berbagai rentetan persitiwa di Kutim yang melibatkan antar etnis dapat langsung segera ditindaklanjuti, dengan cepat melalui penyelesaian prosudur hukum.

“Saya meminta baik kepada unsur ormas baik nasional, kedaerahan, ormas pemuda, tokoh agama jika terjadi suatu permasalahan percayakanlah kewenangan kepolisian dalam menindaklanjuti secara hukum,” ujarnya.

Selama menjabat sebagai kapolres Kutim, Teddy Ristiawan beberapa kali membekuk para tersangka, seperti penganiayaan yang dipicu latar belakang kesukuan dan dapat segera diredam.

“Saya meminta kepada semua pihak tidak cepat terpovokasi, mampu menahan diri dalam mencegah terjadinya gesekan. Bijaksana cermat, kaji kebenaran secara data dalam menyerap informasi melalui medsos yang berbau pada hasutan, serta berdampak pada perpecahan maupun adu domba dari para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Dalam mengantisipasi informasi yang mengarah sara melalui medsos, Polres memiliki satuan unit aparaturnya didunia maya seperti tim cyber. Yang mana tim cyber inilah akan memberikan penindakan hukum bagi siapa saja yang menebar informasi hoax, termasuk menonaktifkan akun-akun pemicu konflik,” beber Kapolres.

Sementara itu, Wabup Kutim Kasmidi Bulang sangat menyambut baik respon cepat baik TNI-Polri dalam hal ini Kodim Sangatta, Lanal Sangatta, Polres Kutim, Kejari Sangatta untuk terus dapat memupuk tali silaturahmi dan kebersamaan dengan semua pihak dalam menjaga kamtibmas di Kutim ini.

“Saya meminta kepada pak Dandim, Kapolres dan semua pihak dapat rutin melalukan dialog seperti ini secara rutin dalam mewujudkan cinta damai,” tutur orang nomor dua di Kutim tersebut.

Sumber Dim 0909/Sgt